Desain Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Berbasis Sosiolinguistik Digital:Mengintegrasikan Fenomena Bahasa Plesetan Dalam Media Sosial
Keywords:
Sosiolinguistik, Bahasa Plesetan, Media Sosial, Bahasa Indonesia, KesadaranAbstract
Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menganalisis desain pembelajaran bahasa dan sastra berbasis sosiolinguistik digital dengan mengintegrasikan fenomena bahasa plesetan di media sosial pada siswa Sekolah Menengah Pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain ethnographically informed case study yang dilaksanakan selama empat bulan pada satu kelas VII di sebuah SMP negeri. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, focus group discussion, dan analisis dokumen pembelajaran, kemudian dianalisis menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis data autentik dari media sosial meningkatkan keterlibatan siswa dan mendorong berkembangnya kesadaran metalinguistik. Perubahan terlihat pada kemampuan siswa membedakan serta menggunakan ragam bahasa informal dan formal sesuai konteks komunikasi dalam diskusi kelas, tugas tulis akademik, dan produksi konten digital. Pembelajaran juga menciptakan dinamika kelas yang lebih partisipatif melalui diskusi kolaboratif dan praktik peer editing. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan desain pembelajaran bahasa Indonesia berbasis sosiolinguistik digital yang memanfaatkan bahasa plesetan sebagai sumber belajar untuk mengembangkan kesadaran register, literasi bahasa digital, dan kompetensi komunikatif kontekstual. Temuan ini memperluas kajian sebelumnya yang umumnya bersifat deskriptif dengan menawarkan model pedagogis aplikatif yang relevan dengan praktik kebahasaan siswa di era digital.
References
Alvermann, D. E., & Sanders, R. K. (2022). Adolescent literacies in a digital age: Reconsidering norms and practices. Journal of Adolescent & Adult Literacy, 66(1), 3–12. https://doi.org/10.1002/jaal.1238
Boczkowski, P. J., & Papacharissi, Z. (2022). Platform literacy: Understanding communication practices across digital media. Routledge.
Breakstone, J., Smith, M., Wineburg, S., & McGrew, S. (2021). Evaluating information in a digital age: Developing students’ critical online reasoning. Journal of Educational Computing Research, 59(4), 647–673. https://doi.org/10.1177/0735633120965496
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dhari, P. W., & Mawaddah. (2025). The strategic role of Indonesian language teachers in increasing students' learning motivation. Journal Informatic, Education and Management (JIEM), 7(2), 27–38. https://doi.org/10.61992/jiem.v7i2.119
García, O., & Kleifgen, J. A. (2018). Educating emergent bilinguals: Policies, programs, and practices for English learners (2nd ed.). Teachers College Press.
Gee, J. P., & Serafini, F. (2021). Literacy and multimodal learning in the digital era. MIT Press.
Gleason, B., & Von Gillern, S. (2023). Ethical dimensions of digital literacy education: Developing responsible digital citizens. Journal of Media Literacy Education, 15(1), 25–40. https://doi.org/10.23860/JMLE-2023-15-1-3
Godhe, A., & Magnusson, A. (2022). Digital multimodal literacy in contemporary language education. Language Learning & Technology, 26(2), 45–63. https://doi.org/10.1016/j.langtech.2022.03.005
Hasnitah, A. (2023). Sosiolinguistik dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, 13(2), 442–451. https://doi.org/10.23969/literasi.v13i2.7442
Heriyanto & Nurislaminingsih. (2025). Dari kode ke tema: Teknik pengodean bagi peneliti kualitatif. Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi. 9 (2), 295-303 https://doi.org/10.14710/anuva.9.2.295-303
Hobbs, R. (2021). Digital and media literacy: Connecting culture and classroom. SAGE Publications.
Isnarini, E. (2024). Patterns, trends, and the dynamics of digital language. Lingua.
Jenkins, H., Ito, M., & boyd, d. (2023). Participatory culture in a networked era: A conversation on youth, learning, commerce, and politics. MIT Press.
Krutka, D. G., Carpenter, J. P., & Trust, T. (2023). Assessing multimodal literacy in digital learning environments. Computers & Education, 196, 104734. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2022.104734
Moore, E., & Podesva, R. (2024). Style, indexicality, and the social meaning of tag questions. Language in Society, 53(1), 1–29. https://doi.org/10.1017/S0047404523000660
Nababan, W. R., Rahmadani, N., Tamba, W. O. V., & Hidayat Nst, T. K. (2024). Tantangan Bahasa di Era Digital Terhadap Kesalahan Berbahasa Dalam Komunikasi Media Sosial. Jurnal Bahasa Daerah Indonesia, 1(3). https://doi.org/10.47134/jbdi.v1i3.2602
Pangrazio, L., & Sefton-Green, J. (2021). From digital literacy to digital participation: Rethinking learning in a multimodal world. Learning, Media and Technology, 46(3), 265–278. https://doi.org/10.1080/17439884.2021.1905871
Sulistiyarini, S., & Prasetyo, G. T. (2024). Language variations of adolescents on TikTok social media. Metathesis: Journal of English Language, Literature, and Teaching, 8(1), 33–42. https://doi.org/10.31002/metathesis.v8i1.143
Tasyarasita, A. Z., et al. (2023). Ragam bahasa slang oleh remaja Gen Z pada media sosial TikTok pada masa pandemi COVID-19. Translation and Linguistics (Transling), 3(2), 98–109.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putri Nova Rachmawati, Darni, Urip Zaenal Fanani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.