Peran Intensitas Penggunaan Media Sosial dalam Memediasi Hubungan FOMO dan Cyberbullying pada Remaja Indonesia

Authors

  • Lia Dania Hardiyanti Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Keywords:

FOMO, Media Sosial, Bullying Digital, Remaja, Intensitas Penggunaan

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran intensitas penggunaan media sosial sebagai variabel intervening dalam hubungan antara FOMO (Fear of Missing Out) dan bullying digital pada remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori pada 150 remaja usia 15–18 tahun yang aktif menggunakan media sosial. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO berpengaruh positif terhadap intensitas penggunaan media sosial dan bullying digital, serta intensitas media sosial berpengaruh positif terhadap bullying digital. Selain itu, intensitas penggunaan media sosial terbukti memediasi pengaruh FOMO terhadap bullying digital. Nilai koefisien jalur menunjukkan hubungan yang signifikan, dengan kemampuan model menjelaskan variabel intensitas media sosial sebesar 0,821 dan bullying digital sebesar 0,891. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi FOMO, semakin meningkat intensitas penggunaan media sosial yang pada akhirnya mendorong munculnya perilaku bullying digital pada remaja. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan penggunaan media sosial dan penguatan literasi digital sebagai upaya pencegahan bullying digital pada remaja.

References

Anggoro, M. O., & Santosa, R. P. (2024). Analisis peran anonimitas terhadap manifestasi agresi pada pengguna media sosial Twitter. PSIKOWIPA, 5(2). https://doi.org/10.38156/psikowipa.v5i2.147

Arif, A., Abdul Qadir, M., Martins, R. S., & Khuwaja, H. M. A. (2024). The impact of cyberbullying on mental health outcomes amongst university students: A systematic review. PLOS Mental Health, e0000166. https://doi.org/10.1371/journal.pmen.0000166

Asyahidda, F. N., & Azis, A. (2024). Konformitas dan penyimpangan: Perspektif sosiologis tentang pengalaman FoMO di kalangan Generasi Z pada media sosial TikTok. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 11(2). https://doi.org/10.24036/scs.v11i2.708

Avci, H., Baams, L., & Kretschmer, T. (2024). A systematic review of social media use and adolescent identity development. Adolescent Research Review, 10(2), 219–236. https://doi.org/10.1007/s40894-024-00251-1

Bonsaksen, T., & Kleppang, A. L. (2025). Social media and mental health: Lessons learned from the Psychology Research and Behavior Management article collection. Psychology Research and Behavior Management, 18, 2039–2052. https://doi.org/10.2147/PRBM.S549588

Chaniago, S. N. (2025). Kesehatan mental Generasi Z dalam era digital: Studi psikologis tentang kecemasan sosial dan ketergantungan media sosial. Nizamiyah: Jurnal Sains, Sosial dan Multidisiplin, 1(1), 14–27. https://doi.org/10.64691/nizamiyah.v1i1.35

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Dharma, R. A. (2025). Fear of missing out dan repurchase decisions dalam gacha games: Perspektif Indonesia. Journal of Syntax Literate, 10(6), 5988. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v10i6.59938

Fadillah, T. R., & Wardani, D. R. K. (2025). The influence of social media usage intensity on adolescent mental health: A case study in Indonesia. Youth Entrepreneur Management Journal, 1(1), 10–18.

Fauziah, A. R. F. (2025). Dinamika pembentukan bullying digital dalam perspektif remaja Generasi Z: Peran FOMO dan tekanan teman sebaya. JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies, 1(1), 86–98.

Gupta, M., & Sharma, A. (2021). Fear of missing out: A brief overview of origin, theoretical underpinnings and relationship with mental health. World Journal of Clinical Cases, 9(19), 4881–4889. https://doi.org/10.12998/wjcc.v9.i19.4881

Ha, J., & Yang, N. (2024). The effect of Fear of Missing Out and SNS addiction proneness on bedtime procrastination: The moderated mediating effect of negative affect. Journal of Sleep Medicine, 21(1), 36–43. https://doi.org/10.13078/jsm.240004

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2021). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.

Hasanuddin, H., Azka, I., & Haramain, F. B. (2024). Peran kecerdasan emosional dalam menghadapi Fear of Missing Out (FOMO) pada remaja. Jurnal Perspektif Pendidikan, 18(2). https://doi.org/10.31540/jpp.v18i2.3280

Husna, J., Nito, P. J. B., Fetriyah, U. H., & Ariani, M. (2024). The relationship between intensity of social media use and cyberbullying on social media. Indonesian Journal of Global Health Research, 6(S5), 105–118. https://doi.org/10.37287/ijghr.v6iS5.4392

Jabeen, F., Tandon, A., Sithipolvanichgul, J., Srivastava, S., & Dhir, A. (2023). Social media-induced Fear of Missing Out (FoMO) and social media fatigue: The role of narcissism, comparison and disclosure. Journal of Business Research, 159, 113693. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2023.113693

Jnanatepasa, A. L., Gelgel, N. M. R. A., & Yogantari, M. V. (2025). Pengaruh terpaan konten viral pada media sosial TikTok terhadap tingkat FOMO (fear of missing out) di kalangan Gen Z di Denpasar. E-Jurnal Medium: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(3). https://doi.org/10.24843/ngtcx395

Kurniawan, B. A., Yudhianto, K. A., Indrayana, S., Sari, B. K., & Ngaisah, S. (2026). Hubungan antara penggunaan media sosial dengan perilaku bullying di kalangan remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(3), 18504–18514. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5136

Nasution, M. (2025). Cyberbullying among teenagers: Its impact on mental health. Proceeding International Seminar on Islamic Studies, 6(1), 1108–1113.

Nurisa, K., & Rostiana, R. (2024). Peran kesepian terhadap perilaku cyberbullying pada usia dewasa awal pengguna sosial media: Agresivitas sebagai mediator. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(6), 3957–3975. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.16688

Pratama, F. H., Supriyadi, T., & Abdillah, R. (2026). Hubungan penggunaan media sosial dan agresi verbal pada Gen Z. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(6). https://doi.org/10.5281/zenodo.18239495

Servidio, R., Soraci, P., Griffiths, M. D., Boca, S., & Demetrovics, Z. (2024). Fear of Missing Out and problematic social media use: A serial mediation model of social comparison and self-esteem. Addictive Behaviors Reports, 19, 100536. https://doi.org/10.1016/j.abrep.2024.100536

Sobkin, V. S., & Fedotova, A. V. (2021). Adolescents on social media: Aggression and cyberbullying. Psychology in Russia, 14(4), 186–201. https://doi.org/10.11621/pir.2021.0412

Subrianto, N. I. P. (2024). Literasi digital dalam mencegah cyberbullying Generasi Z bagi pelajar SMA Negeri 7 Bekasi. Jurnal Ikraith-Abdimas, 8(2).

Supriani, A., Rosyidah, N. N., & Chasanah, N. (2026). Studi korelasi perilaku cyberbullying dengan terjadinya kecemasan sosial pada remaja. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, 18(1), 16–32. https://doi.org/10.56586/jkk.v18i1.657

Downloads

Published

2026-03-20

How to Cite

Hardiyanti, L. D. (2026). Peran Intensitas Penggunaan Media Sosial dalam Memediasi Hubungan FOMO dan Cyberbullying pada Remaja Indonesia. JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies, 1(2), 158–173. Retrieved from https://journal.megantaraabdinusa.org/index.php/jedmi/article/view/109