Peran Literasi Digital dalam Pembentukan Perilaku Anti-Hoaks pada Generasi Z Pengguna TikTok

Authors

  • Telly Prisilia Laura Weridity Universitas Cenderawasi

Keywords:

Literasi Digital, Generasi Z, TikTok, Perilaku Anti-Hoaks

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran literasi digital dalam membentuk perilaku anti-hoaks pada Generasi Z pengguna TikTok serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi kemampuan mereka dalam mengidentifikasi dan memverifikasi informasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada penempatan literasi digital sebagai kerangka kognitif-sosial yang memediasi hubungan antara paparan algoritma TikTok dan pembentukan perilaku anti-hoaks. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi terhadap 15 informan Generasi Z berusia 17–25 tahun di Kota dan Kabupaten Madiun. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital Generasi Z masih dominan pada aspek teknis, sementara kemampuan evaluatif dan kritis belum konsisten. Perilaku anti-hoaks dipengaruhi faktor internal seperti pengalaman, kewaspadaan, dan berpikir kritis, serta faktor eksternal berupa lingkungan sosial, edukasi literasi digital, dan algoritma TikTok. Analisis menegaskan bahwa literasi digital membentuk kesadaran kritis dan praktik verifikasi, tetapi implementasinya dipengaruhi konteks sosial dan struktur platform digital.

References

Aroyo, D. O., Putri, K. A., & Shakira, S. P. (2025). Peran literasi digital dalam menanggulangi berita hoaks: Studi kasus penipuan gebyar hadiah. Media Digital, 1(1), 60–72.

Astri, N. D. (2025). Analisis keterampilan literasi digital siswa dalam menanggapi hoaks isu sosial politik di media sosial. PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial), 4(2), 27–37. https://doi.org/10.61721/pendis.v4i2.610

Basch, C. H., Meleo-Erwin, Z. C., Fera, J., Jaime, C., & Basch, C. E. (2022). A global pandemic in the time of viral memes: COVID-19 vaccine misinformation and disinformation on TikTok. Human Vaccines & Immunotherapeutics, 18(1), 1–5. https://doi.org/10.1080/21645515.2021.2009705

Cinelli, M., Morales, G. D. F., Galeazzi, A., Quattrociocchi, W., & Starnini, M. (2021). The echo chamber effect on social media. Proceedings of the National Academy of Sciences, 118(9), e2023301118. https://doi.org/10.1073/pnas.2023301118

Dewi, P. K., & Azhar, A. A. (2025). TikTok Social Media Literacy in Verifying the Dissemination of Hoax News among University Students. Syiar: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 5(1), 189–202. https://doi.org/10.54150/syiar.v5i1.720

Faznidatul. (2024). Generation Z, disinformation, and critical digital literacy. Jurnal Cahaya Publikasi, 3(2), 115–128.

Illahi, S. M., & Gani, R. (2024). Hubungan literasi media digital dengan penyebaran hoax di kalangan generasi Z. Jurnal Riset Jurnalistik dan Media Digital (JRJMD), 4(2), 183–188. https://doi.org/10.29313/jrjmd.v4i2.5042

Kastorff, M., et al. (2025). Young people and false information: A scoping review. Computers in Human Behavior, 151, 107025. https://doi.org/10.1016/j.chb.2024.107025

Komara, D. A., Sari, M., & Putra, R. (2025). The meaning of digital literacy in the life of teenagers. International Journal of Communication Studies, 7(1), 33–49.

Nasrullah, R. (2023). Algoritma media sosial dan pembentukan persepsi kebenaran semu di kalangan generasi muda. Jurnal Ilmu Komunikasi, 21(2), 167–180.

Nurfazri, A., Hidayat, R., & Pratama, D. (2024). Penguatan budaya berpikir kritis dalam literasi digital untuk pencegahan hoaks. Jurnal Literasi Digital Indonesia, 4(1), 21–35.

Arini, D. P., Pramudito, A. A., Riyanto, R., & Sukarman , S. . (2023). Peningkatan Literasi Digital untuk Menangkal Hoaks pada Siswa SMP. Indonesian Journal for Social Responsibility, 5(02), 129–139. https://doi.org/10.36782/ijsr.v5i02.215

Putri, A. R., Sari, D. P., & Hidayat, M. (2024). Viralitas konten dan kepercayaan informasi di media sosial TikTok. Jurnal Komunikasi Massa, 8(1), 89–102.

Rachmadtullah, R., Zulela, M. S., & Sumantri, M. S. (2020). Digital literacy, critical thinking, and learning in the digital era. International Journal of Interactive Mobile Technologies, 14(3), 4–19. https://doi.org/10.3991/ijim.v14i03.11219

Rathod, P. (2025). Digital literacy and misinformation in social media: Implications for Generation Z. Journal of Digital Media & Policy, 16(1), 77–93.

Saputro, R. (2025). Literasi digital sebagai praktik sosial dalam masyarakat informasi. Jurnal Sosioteknologi, 24(1), 12–26.

Vraga, E. K., & Tully, M. (2021). Effectiveness of peer discussion and feedback in improving digital media evaluation. Journal of Information Literacy, 15(2), 1–18. https://doi.org/10.11645/15.2.2983

Wijayati, P. H., Rahman, F., & Lestari, N. (2025). Does digital media literacy influence students’ perception of hoax? BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual, 10(1), 55–67. https://jurnal.unublitar.ac.id/index.php/briliant/article/view/557

Yuliani, H. (2021). Literasi digital dalam menangkal berita hoax di media sosial (studi pada mahasiswa FISIP Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bengkulu). Jurnal Humas dan Media Kontemporer (MADIA), 2(1), 20–25. https://doi.org/10.36085/madia.v2i1.3041

Yunita, N., Juhana, A., & Sari, I. P. (2025). Enhancing digital literacy in the elderly through media and technology to prevent hoaxes in Indonesia: A systematic literature review. Literasi: Jurnal Kajian Keislaman Multidisipliner, 16(1), 87–101. https://doi.org/10.21927/literasi.2024.16(1).87-101.

Downloads

Published

2026-03-20

How to Cite

Weridity, T. P. L. (2026). Peran Literasi Digital dalam Pembentukan Perilaku Anti-Hoaks pada Generasi Z Pengguna TikTok. JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies, 1(2), 142–157. Retrieved from https://journal.megantaraabdinusa.org/index.php/jedmi/article/view/104