Analisis Keabsahan Akad dan Potensi Pelanggaran Prinsip Syariah dalam Praktik Arisan Online: Studi Fiqh Muamalah di Kota Kediri

Authors

  • Zahrina Nurjannah Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Keywords:

Arisan Online, Fiqh Muamalah, Akad, Gharar, Perlindungan Harta

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik arisan online dalam perspektif fiqh muamalah, menilai kesesuaiannya dengan rukun dan syarat akad, serta mengidentifikasi unsur muamalah yang berpotensi bertentangan dengan prinsip syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yuridis normatif yang diperkaya analisis empiris kontekstual, dengan fokus pada kasus arisan online di Kota Kediri. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap literatur fiqh muamalah dan penelitian terdahulu, serta data empiris berupa pemberitaan media dan kronologi kasus. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan membandingkan praktik arisan online dengan prinsip-prinsip fiqh muamalah dan tujuan syariah (maqāṣid al-syarī‘ah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik arisan online belum sepenuhnya selaras dengan prinsip fiqh muamalah karena dijalankan secara informal, tidak transparan, dan tidak memenuhi kejelasan akad. Praktik tersebut berpotensi mengandung unsur gharar, tadlis, ghasy, riba, dan ẓulm, sehingga berdampak pada pelanggaran prinsip keadilan dan perlindungan harta (ḥifẓ al-māl). Oleh karena itu, praktik arisan online hanya dapat dibenarkan apabila dilaksanakan dengan akad yang jelas, adil, dan transparan sesuai prinsip fiqh muamalah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almubarok, M. S., Setiawan, D., Irawan, P., Sidiq, M. J., & Mardiantari, A. (2023). Jual beli arisan akibat jual beli arisan uang dalam tinjauan fiqih muamalah. Jurnal Hukum Ekonomi Islam, 7(1), 25–35. https://doi.org/10.55577/jhei.v7i1.124

Anisa, A. (2024). Tinjauan maqashid syariah terhadap praktik arisan online. Tijarah: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 9(1), 33–47. https://doi.org/10.59818/tijarah.v4i1.1556

Anwar, M., & Lestari, D. I. (2024). Praktik arisan online dalam perspektif fiqh muamalah kontemporer. Journal of Fiqh in Contemporary Financial Transactions, 2(2), 45–67. https://doi.org/10.61111/jfcft.v2i2.650

Auda, J. (2008). Maqāṣid al-sharī‘ah as philosophy of Islamic law. London: IIIT.

Azzahra, A. S., & Hermawan, A. (2024). Konsep dan praktik arisan online “Awrisan MBabel 88” dalam perspektif fikih muamalah. Journal of Fiqh in Contemporary Financial Transactions, 2(2), 56–102. https://doi.org/10.61111/jfcft.v2i2.668

Danu, D. A. R., Rian Pratama, Lukisa Nur Fernanda, Nuryani, N., & Nuryani, I. D. (2023). Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Praktik Arisan Online Di Grup Whatsapp. Jurnal Hukum Ekonomi Islam, 7(1), 12-24. https://doi.org/10.55577/jhei.v7i1.123

Hasanah, U., & Damayanti, W. (2023). Rotation Saving and Kredit Association (ROSCA) dalam pandangan hukum muamalah. Jurnal Tana Mana, 4(2), 89–104. https://doi.org/10.33648/jtm.v4i2.422

Habibah, N., Fadhilatul Azizah, Anggi Silviani, & Alam Tarlam. (2025). Potensi Riba dan Gharar dalam Arisan Online: Telaah Fiqih Muamalah Moderen. Jurnal Kajian Islam Dan Sosial Keagamaan, 3(1), 38–42.

Hidayat, R., & Rahayu, S. (2022). Transformasi praktik arisan konvensional ke arisan online dalam masyarakat digital. Al-Amwal: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 14(2), 123–138.

Hayati, M., Ayu, D. M., Ewit., Nurva., Marinda., & Sulastri. (2024). Perkembangan fikih muamalah konteks transaksi elektronik. Al-Fiqh: Journal of Islamic Studies, 2(1). https://doi.org/10.59996/al-fiqh.v2i1.370

Irfanudin, F. (2023). A critical study of contracts in the perspective of fiqh mu’amalah (overview of contract defects). Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(01), 1015–1022.

Lestari, D. I., & Setyanoor, E. (2025). Hukum arisan online, arisan gugur, dan arisan barang: Perspektif K.H. Mochyar Dahri. EKSYDA: Jurnal Studi Ekonomi Syariah, 5(2), 118–137. https://doi.org/10.51226/eksyda.v5i2.778

Niswa, A. A. Z. (2022). Pemberlakuan denda dalam arisan online perspektif fikih muamalah. Journal of Islamic Business Law, 4(2), 65–79, https://doi.org/10.18860/jibl.v9i1.13803.

Nur, A., & Sastrawati, N. (2022). Arisan menurun online dalam perspektif hukum Islam kontemporer. Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab, 3(1), 53–63. https://doi.org/10.24252/shautuna.vi.24432

Mariana Mariana. (2024). ARISAN ONLINE DI KOTA SIGLI: TINJAUAN DARI SEGI HUKUM. HEI EMA : Jurnal Riset Hukum, Ekonomi Islam, Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 3(2), 61–70. https://doi.org/10.61393/heiema.v3i2.232

Putri, C. A., Asnawir, M. F., & Bukido, R. (2023). Praktik arisan online dengan sistem menurun: Studi kasus arisan melalui Instagram. Al-’Aqdu: Journal of Islamic Economics Law, 3(1), 1–13, https://doi.org/10.30984/ajiel.v3i1.2573.

Siregar, M. Y., & Rasyid, A. (2026). Perlindungan hak konsumen dalam bisnis syariah melalui mekanisme jaminan dan garansi (Studi fikih muamalah). Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1),859-871.

Setiawati, Y. (2024). ANALISIS FIQH MUAMALAH DALAM PRAKTIK ARISAN: Kajian Terhadap Hukum Dan Prinsip Dalam Transaksi Arisan. Al-Ikram: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 2(2), 48–62.

Suhendi, H. (2016). Fiqh muamalah. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Widiatun, S. ., & Dr. Susilowardani, S.H., M.Kn. (2024). Perlindungan Hukum Bagi Anggota Arisan Online Atas Wanprestasi Yang Dilakukan Oleh Pengelola Arisan Online. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 2(2), 1272–1285. https://doi.org/10.62976/ijijel.v2i2.643

Downloads

Published

2026-03-20

How to Cite

Nurjannah, Z. (2026). Analisis Keabsahan Akad dan Potensi Pelanggaran Prinsip Syariah dalam Praktik Arisan Online: Studi Fiqh Muamalah di Kota Kediri. JEBMAFA: Journal of Economics, Business, Management, Accounting, Finance, and Administration, 1(2), 146–158. Retrieved from https://journal.megantaraabdinusa.org/index.php/jebmafa/article/view/99